0



Bolacasino88 - Pada bursa transfer musim panas 2018, Chelsea memecahkan rekor transfer penjaga gawang kala memboyong Kepa Arrizabalaga dari Athletic Bilbao dengan mahar 80 juta euro atau sekira Rp1,33 triliun. Kendati demikian, tak banyak yang mengetahui bahwa sebelum mendatangkan Kepa, Chelsea lebih dulu terpincut untuk merekrut penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak.

Dapat dikatakan, saat memboyong Kepa, Chelsea sedang berada di dalam situasi yang mendesak. Saat itu Chelsea terancam kehilangan penjaga gawang utamanya, Thibaut Courtois, yang sudah memiliki kesepakatan dengan Real Madrid. Lebih parahnya, Chelsea harus bergerak cepat mencari penjaga gawang baru lantaran bursa transfer musim panas 2018 untuk klub-klub Inggris akan segera berakhir.

Demi bisa mendapatkan penjaga gawang tangguh, Chelsea pun dipaksa harus merogoh kocek besar. Pasalnya, jika The Blues tak mendapatkan penjaga gawang baru, maka yang akan mengawal gawang mereka untuk musim 2018-2019 adalah Willy Caballero, yang terkenal melakukan blunder saat mentas di Piala Dunia 2018.

Maka dari itu, begitu Atletico mematok Oblak dengan harga 100 juta euro atau sekira Rp1,66 triliun, Chelsea tak keberatan untuk menebusnya. Akan tetapi, menurut berita yang diwartakan Marca, Senin (13/8/2018), Oblak saat itu menolak untuk bergabung dengan Chelsea dan lebih memilih bertahan di Atletico.

Lantaran penolakan tersebut, Chelsea pun mengalihkan fokusnya mencari penjaga gawang lain, yang mana pilihan itu jatuh kepada Kepa. Meski harga transfer Kepa (80 juta euro) terbilang besar, namun Chelsea sebenarnya menghemat 20 juta euro karena mereka tak jadi mendatangkan Oblak yang memiliki banderol 100 juta euro.

Posting Komentar

 
Top