0



Bolacasino88 - Gaya bermain agresif dari bek Real Madrid, Sergio Ramos, seringkali menuai banyak caci maki dari publik, terutama usai laga final Liga Champions lalu. Namun bagi mantan pemain Mesir, Mido, gaya tersebut selalu dibutuhkan oleh para pelatih.

Dalam laga final melawan Liverpool, Ramos menjatuhkan Salah dan membuatnya harus meninggalkan lapangan karena cedera. Berkat itu, Ramos pun menuai banyak kecaman serta kritikan terutama dari penggemar setia The Reds.

Mido sendiri juga mengaku marah saat melihat insiden tersebut, terlebih Salah merupakan pemain timnas Mesir. Meskipun demikian, ia mengaku gaya bermain agresif yang ditunjukkan Ramos terkadang dibutuhkan oleh seorang pelatih.

"Saya bilang sebelumnya bahwa Sergio Ramos jelas memiliki niat untuk menyakiti Salah, namun apakah itu pertama kalinya Ramos bermain agresif?" ujar Mido.

"Tidak, inilah gaya bermainnya. Dia berniat untuk mengancam lawan dengan menjadi agresif, sehingga mereka tidak akan mencoba untuk melewatinya lagi," lanjutnya.

"Setelah peluit akhir, saya sangat marah dengan Ramos, karena dia menyakiti pemain yang saya dukung, orang yang saya harapkan bisa memenangkan Liga Champions. Tapi sebagai pelatih, saya pastinya akan suka memiliki pemain dengan karakter dan kapabilitas seperti Ramos," pungkasnya.

Kehilangan Salah di final tentu menjadi pukulan telak untuk Liverpool pada saat itu, yang di mana mereka kalah dengan skor 1-3. Tak hanya itu, cedera yang dialami Salah membuatnya terancam gagal tampil di Piala Dunia mendatang.

Posting Komentar

 
Top