0



Bolacasino88 - Kepergian Zinedine Zidane dari Real Madrid yang mendadak meninggalkan berbagai pertanyaan dari publik. Salah satu pandit ESPN FC, Gabriele Marcotti, meyakini bahwa pelatih asal Prancis itu tak ingin ikut dalam transisi klub.

Zidane secara mengejutkan memutuskan untuk pergi dari Madrid usai membawanya menjuarai Liga Champions. Pada laga final di NSC Olimpiyskiy, Kiev, tim asuhannya berhasil menang atas Liverpool dengan skor 3-1.

Dalam konferensi persnya, Zidane mengungkapkan bahwa dirinya pergi karena Madrid saat ini sedang membutuhkan metode lain untuk menang. Terlebih, setelah mendominasi Liga Champions selama beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan komentar Zidane, Marcotti pun meyakini bahwa eks pemain Juventus tersebut tak ingin terlibat dalam proses transisi klub. Terutama jika menilik skuat Madrid dengan pemain yang telah berumur.

"Saat anda melihat skuat Real Madrid dan jumlah veteran, mendekati 27, 28,29, atau yang lebih tua dan terikat kontrak panjang seperti Crisitano dan Gareth Bale, anda mungkin menduga bila itu juga menjadi bagiannya," ujar Marcotti.

"Sudah ada pembicaraan mengenai pemain baru di tahun ini, penyegaran tim, dan mungkin Zidane tidak ingin menjadi bagian dari transisi itu," lanjutnya.

"Lebih sederhananya, saya pikir Zidane lelah mengerjakan tugas sehari-harinya seperti Guardiola setelah empat musim bersama Barcelona," pungkasnya.

Keputusan tersebut lantas mengakhiri karirnya bersama Madrid yang terbilang cukup cepat, tak sampai tiga musim penuh. Ia menjabat sebagai pelatih pada bulan Januari 2016 lalu untuk menggantikan Rafael Benitez.

Posting Komentar

 
Top