0



Bolacasino88 - Gianluigi Buffon mengungkapkan skuat Juventus terlalu merasa percaya diri bisa meraih kemenangan saat berduel lawan Real Madrid di final Liga Champions 2017 lalu dan menyebut hal itu sebenarnya merupakan sebuah kesalahan besar.

Juve tampil sangat solid di sepanjang perhelatan kompetisi Liga Champions pada musim 2016-17 itu. Di grup H, mereka tampil enam kali tanpa tersentuh kekalahan.

Di babak 16 besar pasukan Massimiliano Allegri sukses membekuk Porto dengan agregat 3-0. Kemudian di babak perempat final, Juve tampil sangat apik dengan menyingkirkan Barcelona juga dengan agregat 3-0. Mereka juga tak tersentuh kekalahan sama sekali.

Di babak semifinal, mereka sukses membekap AS Monaco yang tampil mengejutkan dengan agregat 4-1. Juve kemudian digadang-gadang bakal bisa mengimbangi atau bahkan mengalahkan Madrid di final.

Bianconeri memang sempat tampil cukup bagus di awal. Akan tetapi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan menunjukkan kelasnya dan kemudian berhasil menang dengan skor telak 4-1.

“Kami berangkat ke Cardiff dengan kepercayaan diri yang sangat besar - mungkin terlalu berlebihan - dan itu mungkin kesalahan pertama dan paling serius yang kami buat di final itu,” akunya.

“Tetapi kita tidak boleh menyalahkan diri sendiri: mereka layak menang karena mereka terbukti menjadi tim yang lebih kuat di lapangan," tegasnya.

Sekarang, Juve akan berduel dengan Madrid lagi di perempat final Liga Champions. Untuk pertemuan kali ini, Buffon berharap timnya sudah tampil lebih baik lagi dari musim-musim sebelumnya.

“Saya harap kita bisa menemukan senjata untuk membuat pertandingan lebih seimbang kali ini,” seru Buffon.

Posting Komentar

 
Top