0



Bolacasino88 - Kiper Juventus Gianluigi Buffon Juventus mengaku lebih suka berhadapan dengan Real Madrid dalam dua leg meski juga membantah bahwa timnya bakal tak terkalahkan dalam format pertandingan seperti itu.

Skuat Juve punya kenangan buruk jika berhadapan dengan tim asuhan Zinedine Zidane itu dalam satu leg. Pada final Liga Champions 2017 lalu, Bianconeri dipermak oleh El Real dengan skor telak 4-1.

Akan tetapi ceritanya berbeda jika Bianconeri berduel melawan Madrid dalam dua leg. Rekor mereka lebih positif. Bianconeri berhasil menang dalam empat pertemuan terakhir kedua tim dalam format dua leg, termasuk di semifinal tahun 2014-15.

Kini, Juve akan berduel lagi dengan Madrid dalam dua leg di babak perempat final. Mereka bisa lebih senang menghadapi Cristiano Ronaldo cs kali ini dengan rekor yang bagus itu.

Walau demikian, Buffon menegaskan timnya bukanlah tim yang layak diunggulkan meski didukung rekor tersebut. Menurutnya peluang kelolosan Juve dan Madrid tetap sama besarnya.

"Saya selalu berpikir akan lebih baik memainkannya dua kali daripada dalam satu pertandingan," katanya. “Saya menyadari bahwa dalam 180 menit kami mengalahkan Barcelona dan di 90 menit kami kalah dari Madrid," ucapnya.

“Saya tidak tahu apakah kami tidak terkalahkan, tetapi kami adalah tim yang sulit bagi siapa pun untuk dihadapi dan saya harap kami dapat membuktikannya," seru Buffon.

“Tapi kami bukan favorit, ingat itu. Mereka mengatakan kami memiliki 50% peluang untuk lolos tetapi saya tidak setuju. Kami memiliki peluang, ya, karena kami adalah tim yang ambisius dan tim kami terdiri dari pemain dengan banyak sejarah. Tetapi kami menghadapi yang terbaik," tegasnya. 

Posting Komentar

 
Top