0



Bolacasino88 - Timnas Belgia tampil impresif di Piala Dunia 2018. Hanya dari lima pertandingan, tim asuhan Roberto Martinez itu mengemas 14 gol atau rata-rata 2,8 gol per pertandingan. Hanya menghitung hingga kelar perempatfinal, catatan itu merupakan yang tertajam dalam kurun 16 tahun terakhir, atau terhitung sejak Piala Dunia 2002.

Pada Piala Dunia 2002, Brasil mampu mencetak satu gol lebih banyak dari Belgia, yakni 15 bola. Jika dirata-rata, tim yang saat itu ditangani Luiz Felipe Scolari mampu mengemas tiga gol di setiap pertandingan. Saat itu, Canarinha –julukan Timnas Brasil– mengalahkan Turki 2-1, China 4-0, Kosta Rika 5-2, Belgia 2-0 dan Inggris 2-1.

Saat itu, catatan gol tinggi Brasil berefek terhadap raihan mereka. Di semifinal, Brasil menundukkan Turki 1-0. Kemudian di partai puncak, Ronaldo Luiz dan kawan-kawan mengalahkan Jerman 2-0.

Karena itu, Belgia wajib memanfaatkan ketajaman mereka untuk meraih prestasi tertinggi di Piala Dunia 2018. Belgia dapat menggantungkan asa kepada trio lini depan mereka, Kevin De Bruyne, Eden Hazard dan Romelu Lukaku.

Kombinasi ketiga pemain di atas total telah menghadirkan tujuh gol bagi Belgia, dengan perincian Lukaku mendulang empat gol, Hazard (2) dan De Bruyne (1). Bahkan di laga kontra Prancis yang berlangsung dini hari nanti, Martinez siap membuat kejutan.

Pelatih asal Prancis itu kemungkinan besar akan memainkan Lukaku sebagai winger kanan dalam pola 4-3-3. Nantinya, posisi penyerang tengah yang biasanya diperankan Lukaku akan dibebankan kepada Kevin De Bruyne. Meski begitu, De Bruyne tidak mentas sebagai penyerang tengah, melainkan berperan sebagai false nine.

Posting Komentar

 
Top