0



Bolacasino88 - Gelandang timnas Brasil, Paulinho berpendapat lebih sulit menerima kenyataan tersingkir pada Piala Dunia 2018 daripada saat Piala Dunia 2014 lalu.

Pernyataan Paulinho ini cukup mengejutkan karena pada empat tahun lalu sepak bola Brasil mengalami tragedi yang sangat buruk.

Bagaimana tidak, bertindak sebagai tuan rumah Brasil gagal memenuhi ekspektasi tinggi publik untuk menjadi juara.

Tidak hanya itu, cara Brasil tersingkir saat itu juga bisa dibilang sangat memalukan. Tuan rumah dibuat tidak berdaya oleh Jerman saat kalah 1-7 pada babak semifinal.

Namun, menurut Paulinho, sakit hati pada tahun 2014 itu tidak ada apa-apanya dibanding ketika tersingkir di Piala Dunia 2018.

"Bagi saya, kedua hal itu sulit untuk diterima. Tahun 2014 terlalu rumit untuk dijelaskan. Namun, situasi kali ini, sangat sulit untuk diterima," kata Paulinho.

"Lihat bagaimana cara kami tersingkir. Brasil bertarung sampai detik terakhir pada laga yang sangat didominasi oleh kami," ujar Paulinho menambahkan.

Pada Piala Dunia 2018 ini, Brasil gugur pada babak perempat final setelah kalah dari wakil Eropa, Belgia dengan skor 1-2.

Menurut Gabriel Jesus, kekalahan ini benar-benar membuat dirinya terpukul karena Piala Dunia 2018 menjadi debutnya.

"Kekalahan itu membuat saya frustrasi. Semua orang tahu ini adalah mimpi saya," kata Gabriel Jesus. 

"Saya telah bekerja keras untuk mencapai taraf ini. Kekalahan ini sangat sulit diterima," ujar pemain Manchester City ini menambahkan.

Dalam empat edisi Piala Dunia terakhir, tim asal Eropa memang menjadi momok bagi timnas Brasil. Sebelum Belgia dan Jerman, Belanda (2010) dan Perancis (2006) juga memulangkan Tim Samba pada babak perempat final.

Posting Komentar

 
Top