0



Bolacasino88 - Rio Ferdinand mengakui bahwa rivalitas klub Liga Inggris telah memberikan dampak buruk pada penampilan tim nasional Inggris. Khususnya pada skuat yang dikenal sebagai generasi emas pada sekitar tahun 2006 silam.

Kala itu, skuat Inggris dipenuhi oleh barisan pemain hebat. Mulai dari Rio Ferdinand, Gary Neville, Michael Carrick, Paul Scholes, Wayne Rooney (Manchester United). John Terry, Joe Cole, Frank Lampard (Chelsea) dan Jamie Carragher, Steven Gerrard dan Peter Crouch (Liverpool). Belum lagi dipimpin oleh David Beckham.

Namun skuat tersebut bahkan tak pernah melangkah lebih jauh dari babak perempat final Piala Dunia ataupun Euro. Dan Ferdinand akhirnya membongkar bahwa skuat saat itu penuh dengan rahasia lantaran para pemain tidak sepenuhnya membuka diri.

"Itu Rivalitas membayangi banyak hal. Itu membunuh tim generasi tersebut. Di suatu tahun kami (MU) harus bertarung dengan Liverpool untuk menjuarai Liga, tahun lain lawannya adalah Chelsea," ujar Ferdinand.

"Jadi saya tidak akan pernah masuk ke ruang ganti Inggris dan berbicara terbuka dengan Frank Lampard, Ashley Cole, John Terry atau Joe Cole di Chelsea; atau Steven Gerrard dan Jamie Carragher di Liverpool karena ada rasa takut mereka akan mengambil suatu pelajaran untuk klub mereka dan menggunakannya untuk melawan kami (MU)."

Dikatakannya, saat ini dirinya baru menyadari hal itu dan menyesal karenanya. Sebab obsesi tersebut seharusnya bisa disingkirkan demi membantu negaranya meraih prestasi di pentas internasional.

"Saat itu saya tidak menyadari bahwa apa yang saya lakukan itu melukai Inggris. Saya terlalu terpikat, terlalu terobsesi dengan kemenangan bersama MU, tidak ada yang lebih penting."

Posting Komentar

 
Top